Home / Flores & Lembata / Keluarga Merupakan Dasar Utama Pendidikan Anak

Keluarga Merupakan Dasar Utama Pendidikan Anak

27 Kali dibaca
Dok.Humas Flotim

Bagikan Halaman ini

TIMURNTT.COM.LARANTUKA.-Keluarga merupakan pendidik yang pertama dan utama. Keluarga memegang peran yang sangat penting dan strategis dalam mendukung perkembangan anak untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional yakni mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa kepada kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan kesehatan jasmani dan rohani,kepribadian yang mantap dan mandiri serta tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Hal itu disampaikan Bupati Flores Timur Antonius H. Gege Hadjon, ST saat membuka kegiatan Sosialisasi Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga di satuan Pendidikan tingkat Kabupaten Flores Timur, bertempat di aula gedung Multi Event Hall, Kelurahan Sarotari, Kecamatan Larantuka.

Hadir pada acara sosialisasi tersebut, Direktur Pembinaan Pendidikan Keluarga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Dr. Sukiman. M.Pd, Kepala Dinas PKO Kaupaten Flores Timur, Drs. Bernard  B. Keda, M.Pd; Ketua TP. PKK Kabupaten Flores Timur, Ny. Lusia Hadjon, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Para pengamat Pendidikan dan  Para Kepala sekola TK, SD, SMP se-Kabpaten lores Timur.

Untuk mencapai tujuan luhur ini, menurut Bupati Anton Hadjon, ada tiga sentra pendidikan yang harus digiatkan perannya yakni keluarga, sekolah dan masyarakat. Ketiga komponen ini bersinergi maka pendidikan akan berjalan dengan baik. Keterlibatan keluarga dan masyarakat pada penyelenggaraan pendididikan dilaksanakan dengan mengacu pada prinsip-prinsip persamaan hak, semangat kebersamaan dengan berasaskan gotong royong saling asah, asih dan asuh serta mempertimbangkan kebutuhan dan aspirasi anak.

Dalam mewujudkan prinsip-prinsip di atas semua pemangku kepentingan, sekolah, keluarga dan masyarakat diharapkan menjunjung tinggi dan menerapkan pola hubungan kemitraan sehingga terjadi berbagi pengalaman, pengetahuan, keterampilan dan nilai atau norma antara satu dengan yang lainnya secara seimbang dan harmonis.  Bupati Anton Hadjon berharap kegiatan sosialisasi ini  menjadi spirit dan motivasi bagi para orang tua dan semua pelaku pendidikan agar apa yang diperoleh menjadi bekal untuk memajukan dunia pendidikan di  Kabupaten Flores Timur.(kerjasama humas flotim)

BACA JUGA  Bupati Flotim : "Ile Gerong Dan Watowara Tidak Ada Aksi Balas Dendam"

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini