Home / Flores & Lembata / Bupati Flotim Ingatkan Kepala Desa Terkait Pengelolaan Dana Desa

Bupati Flotim Ingatkan Kepala Desa Terkait Pengelolaan Dana Desa

27 Kali dibaca
Dok.Humas Flotim

Bagikan Halaman ini

TIMURNTT.COM.LARANTUKA.-Bupati Flores Timur Antonius H. Gege Hadjon mengingatkan para Kepala Desa untuk tidak main-main dalam mengelola dana desa, karena tidak ada yang jago. Juga diingatkan agar tidak bergantung kepada kemampuan orang lain atau kepada siapapun  selain bekerja dengan benar dan jujur sesuai aturan keuangan yang ada. Bupati  Anton Hadjon  menegaskan hal itu ketika membuka kegiatan Workshop Evaluasi Implementasi Sistem Tata Kelola Keuangan Desa Dengan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES). versi 2.0, bertempat,   di aula OMK Larantuka, Senin, 16/09/2019.

Hadir pada kesempatan itu, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi NTT, Hasoloa Manalu, SE,MM,CFE,CFrA,QIA,CA, Wadir Reskrimus Polda NTT, AKBP. Drs. Dominicus S. Yempormase, MH, Pemeriksa Madya BPK – RI Pewakilan NTT, Wahyu Prabowo, SE, MPA,Ak,CA,  Ketua Sementara DPRD Kabupaten Flores Timur, Robert Rebon Kereta, S.Pd, Anggota Forkompimda Kabupaten Flores Timur, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Flores Timur, Abdur Razak Jakra, SH, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Rufus Koda Teluma, S,Sos, Para Camat dan Kepala Desa se- Kabupaten Flores Timur serta undangan lainnya.

“Hal  pengelolaan keuangan, jangan main-main, untuk itu jangan bergantung kepada siapun dan kepada apapun  selain kebenaran itu sendiri.  Pada titik-titik tertentu masih ada toleransi  namun tidak baik untuk memberikan toleransi. Demikian pula tidak baik juga  yang  menerima toleransi.  Jika di desa ada masalah dengan  pengelolaan keuangan, segera diselesaikan atau dibereskan, kesulitan  apapun harus dicarikan jalan keluar untuk menyelesaikan, agar segala persoalan keuangan benar- benar beres dan baik, jangan main – main, tegas Bupati Anton Hadjon.

Kehadiran BPKP Provinsi NTT, Polda NTT, dan BPK RI Perwakilan Provinsi NTT, untuk mambantu kita supaya dana desa dapat dimanfaatkan secara baik dan benar, baik dari segi perencanaan, pengganggaran , pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan   dan pertanggungjawaban keuangan desa, melalui sebuah sistem informasi tata kelola keuangan desa yang dikenal dengan SISKEUDES.

BACA JUGA  Potensi Garam Solor Flores Timur Terbaik di Indonesia

Bupati  Anton berharap agar Workshop ini mampu mengatasi  salah satu persoalan yang sering ditemukan dalam pengelolaan keuangan desa yakni kurang memadainya keterampilan, dan pengetahuan  aparat desa  dalam menggunakan / mengoperasikan peralatan maupun teknologi informasi  dalam pencatatan, pelaporan dan pertanggunjawaban keuangan.

Kasubag Keuangan Perwakilan BPKP Probinsi NTT, Antonius Rony dalam laporan panitya mengatakan  hal yang melatar belakangi diselenggarakan Workshop ini adalah  untuk  mengefektifkan implementasi Siskeudes Versi 2.0 dan  perlu langkah-langkah percepatan penerapan sekaligus evaluasi atas penggunaan aplikasi Siskuedes .

Adapun tujuan kegiatan Workshop ini adalah mengkomunikasikan kebijakan dan strategi pengelolaan keuangan dan pembangunan desa yang patisipasif, transparan dan akuntabel, memantau progress kemajuan perkembangan capaian implementasi aplikasi Siskudes versi 2.0, memperoleh informasi mengenai hambatan dan permasalahan implementasi pengelolaan keuangan desa dan memperoleh masukan dan saran perbaikan dari pengguna sebagai dasar pengembangan aplikasi Siskuedes versi 2.0. Sementara peserta Workshop adalah aparat desa dari 229 desa yang ada di Kabupaten Flores Timur, dengan lokasi kegiatan bertempat di Aula OMK Larantuka. Kegiatan sehari ini dengan nara sumber Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah, Badan Pemeriksa Keungan RI dan Kepolisian Daerah Provinsi NTT.(Kerjasama humas Flotim)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini